RSS

Maaf ya….

Blog nya hibernasi kurang lebih 3 tahun.. >.<

ngapain aja kemariiinnn….?

huuuufth…

Perlukah sayaΒ menyiapkan setumpuk alasan untuk “membela diri” karena ternyata setelah saya membuka blog yang sudah hibernasi ini ada beberapa orang yang membutuhkan jawaban saya?πŸ™‚ maafin ya……πŸ™‚

Alasan pertama karena rumah saya yang terletak jauh dari peradaban (?). ya…. rumah saya ada di pedesaan yang jauh dari jangkauan sinyal internet… tidak ada wifi juga… gimana mau buka blog coba? sinyal HP aja sering ilang2… tapi walaupun seperti itu keadaannya, saya sudah memaafkan rumah saya.πŸ˜€

Alasan kedua. Beberapa waktu yang lalu ternyata saya sedang merasa terlalu sibuk menyelesaikan tugas akhir kuliah saya. sampai-sampai saya bersikap cuek terhadap blog unyu saya ini. Tugas yang menumpuk, dead line, pikiran jenuh, harus ini dan harus itu. ternyata semua kegiatan itu membuat saya sedikit khilaf dan kekurangan ide untuk digoreskan di kertas maya ini.

mudah-mudahan setelah ini bisa mulai menulis lagi di blog unyu ini. aamiin…πŸ˜€

 
Leave a comment

Posted by on 13 April 2016 in Uncategorized

 

Seberapa jauh cinta harus dipertahankan?

“seberapa jauh cinta harus dipertahankan?”

terasa begitu tertohok ketika membaca kalimat tersebut pada sampul depan sebuah novel di toko buku yang aku datangi sore itu. ya, seberapa jauh cinta harus dipertahankan…? kalimat itu seperti mewakili apa yang ada di otakku beberapa bulan terakhir kemarin…

sebut saja namanya “A”. orang pertama yang membuat aku merasakan yang mungkin disebut “cinta”. waktu itu usia kami masih belasan, masih SMP kelas 1. orang2 menyebutnya cinta monyet…πŸ™‚ mungkin kalian yang membaca ini juga akan berfikir demikian, cinta anak usia muda, belum tau apa2 untuk masalah cinta. tapi aku tidak memungkirinya, sikapnya yang selalu membelaku setiap aku berkelahi (aku sering berkelahi dulu waktu SMP, sekarang tidak lagi.. :)), perhatiannya, ulah jahilnya, penampilannya, cara bicaranya, apapun tentangnya sudah membuat aku merasakan apa yang mungkin disebut dengan cinta itu tadi…

namun tidak seperti kebanyakan teman2ku yang berani menunjukkan perasaan mereka secara terang2an, aku memilih diam, menjaga jarak dengannya agar aku tidak terlibat dalam hubungan seperti itu, usiaku masih terlalu dini, pikirku saat itu. lagipula otak polos ku selalu menuruti nasehat oarng tua ku yang melarangku untuk terlalu dekat dengan lawan jenis…

hari berganti, minggu2 kami lalui, bulan, tahun pun terlewati hingga tiba saat kami lulus dan melanjutkan ke tingkat setara sekolah menengah atas. tak sekalipun aku bertemu dengannya. walaupun begitu semua kenangan manis tentangnya masih tersimpan rapi dalam memoriku yang tidak bisa dibilang memiliki kapasitas besar. pasalnya untuk menghafal pelajaran di sekolah saja, aku kesulitan untuk melakukannya,,,πŸ˜€

REUNI KELAS 3E, SMP NEGERI X ANGKATAN TAHUN 2005.
3 tahun tidak bertemu, dan di situlah aku bertemu dengannya lagi. masih sama dengan dulu. senyum nya, ulah jahilnya, tapi sedikitpun aku tidak berminat untuk menanggapinya. aku takut jatuh cinta lagi padanya meski mungkin cinta yang dulu pernah ada tidak pernah berkurang sedikitpun. hanya sekali itu kami bertemu lagi, hanya dalam waktu beberapa jam.

hingga suatu ketika…………..

“aku mau menjalin hubungan serius sama kamu”
kira2 seperti itulah bunyi pesan singkat yang aku terima di HP.
bingung
panik
senang
kaget
semua rasa bercampur saat itu juga…
tapi apa benar yang dia katakan ini?
butuh waktu 3 bulan untuk meyakinkan hatiku sendiri bahwa kau akan mengiyakan dia atau tidak, hingga akhirnya aku mengiyakannya….

hubungan yang kami jalani berjalan dengan baik, komunikasi lancar walaupun kami belum pernah bertemu lagi setelah reuni itu, dia kerja di Aceh dan aku melanjutkan studi S2 ku di Solo. namun hanya 3 bulan… setelah itu…. entah apa yang terjadi… entah apa yang sebenarnya dia rasakan…. hubungan kami merenggang… aku sering bertanya kesalahan apa yang telah aku lakukan padanya hingga dia berubah seperti ini?
perhatiannya hiang sama sekali…
“salahkah jika aku minta perhatian darinya?”
sering sekali pertanyaan itu muncul…

“Di… tinggalin dia, apa yang mau kamu pertahankan dari hubungan seperti ini? kalu dia benar2 serius sama kamu,, dia sayang sama kamu, apapun akan dia lakukan untukmu… hanya untuk membalas SMS mu saja dia ga bisa, buat apa lagi diperjuangkan.,?
cinta itu harus sama2 berjuang, sama2 berkorban, sama2 berusaha… kalau seperti ini, ini hanya nyakitin hati kamu…”

itulah komentar sebagian besar teman yang tau masalahku…

“Di… it’s real world, semua orang berkomunikasi dengan kita setia harinya… gak mungkin kan waktu dia mau dia habiskan hanya untuk kamu? dia juga butuh berbicara dengan orang lain selain kamu. bukti cinta itu bukan cuma perhatian, tapi membiarkan kamu sendiiri mengnyelesaikan masalahmu itu juga bukti kalau dia sayang sama kamu. dia mau kamu mandiri..”

aku mulai berfikir…….

aku percaya padanya bahwa dia tidak mungkin selingkuh… selama ini aku berfikir untuk tetap mempertahankan hubungan kami, bagaimanapun caranya… mungkin memang dia sedang sangat sibuk, jika sudah punya waktu luang dia pasti akan menghubungiku lagi…πŸ™‚
hingga aku bertemu dengan seorang temanku yang bertanya:
“apa kamu bahagia bersamanya…? bahagia itu hak semua orang, dan kamu salah satunya.. yang terindah itu belum tentu yang terbaik…”

kembali aku asik dengan pikiranku sendiri…. setiap orang punya prinsip, dan pasti akan mempertahankan prinsipnya… dia dengan prinsip kecuekannya dan bersikukuh tidak mau merubahnya…
sementara aku, selalu ingin diperhatikan…
“bahagiakah aku dengannya…?”
kembali pertanyaan itu terngiang….
aku adalah aku… jika aku tidak bisa menerima sikapnya, kenapa aku harus mempertahankannya..?

hingga pada bulan ke 11 hungan kami berjalan, aku memutuskan untuk mengakhirinya…
dia juga sama sekali tidak ingin mempertahankan hubungan kami…
aku tidak ingin berfikir yang tidak2 seperti apa yang dikatakan teman2ku padaku…
bagaimanapun dia adalah masa lalu terindah yang pernah aku miliki hingga saat ini…
semoga kamu mendapatkan apa yang kamu cari, Mas….. doa ku untukmu…πŸ™‚

 
2 Comments

Posted by on 8 December 2013 in Uncategorized

 

kebiasaan Ny*s*R

mau pulang ke kos aja salah jalan… huh, kebiasaan… >.<

tadinya habis makan malam di bakaran ujung gang terus mau ke minimarket beli cemilan, eehhh minimarketnya tutup, yaudah lewat aja gang sebelah minimarket itu yang menurutku merupakan jalan tembus sampai kos ku… dan setelah ditelusuri ternyata sampai juga ke pom bensin… >.<

 

 
Leave a comment

Posted by on 4 September 2013 in Uncategorized

 

A.D.1

hanya bisa mendoakan agar kamu baik2 saja di sana.. aamiin…

sepertinya sudah lama ya kita tidak menghabiskan waktu bersama… “maaf, selalu sibuk”πŸ™‚ aku tau apa yang kamu rasakan, semoga ke “sok tau”an ku itu benar… jangan menyalahkan diri mu lagi, dan jangan berkecil hati lagi…
kadang, kita hanya bisa melihat daun jatuh dari tangkainya, tanpa bisa melalukan apapun. kita hanya bisa melakukan untuk memulai sesuatu yang baru, menjalani apa yang seharusnya kita jalani… apapun itu, kuatkan hatimu…

 
Leave a comment

Posted by on 3 September 2013 in Uncategorized

 

Choices

ternyata benar, terlalu banyak pilihan itu kadang tidak baik…. jadi harus berfikir ekstra untuk menentukan satu dari sekian… ditimbang timbang mana yang lebih baik… mana yang lebih menguntungkan… dan sederet “mana yang lebih” lainnya… harus benar2 difikirkan dengan matang agar nantinya tidak menyesal telah memilih yang ini atau yang itu…

sayang nya sederetanΒ  “mana yang lebih” tadi itu tidak berlaku di sini… ketika sudah ada dia, yang tidak tahu bagaimana dia ada, ini sudah cukup untuk menjelaskan kenapa tidak memilih yang lain… walaupun yang lain memiliki “yang lebih”…

 
Leave a comment

Posted by on 27 June 2013 in Uncategorized

 

Random

Oktober 2012… aku rasa itu adalah titik waktu yang sudah cukup lama terlewati…Β  emm… kalu pakai satuan bulan, berarti sudah menginjak 9 bulan yang lalu, kalau pakai satuan minggu sudah sekitar 36 minggu, kalau pakai hitungan hari berarti sudah sekitar 270 hari… jika dihitung dengan satuan jam, menit, detik berarti sudah………………… ( kalkulator mana kalkulator???)

sebenarnya aku agak tidak rela kalau perhitungan waktu ini dimulai sejak oktober 2012, aku lebih rela kalau dihitung sejak oktober 2009.. nah lo…? karena secara ilmiah setiap statement harus ada alasannya, maka alasan untuk kalimat itu adalah aku sudah memutuskan untuk mengakhirinya sejak saat itu… walaupun kenyataan berkata lain (disebabkan oleh berbagai faktor, ciee cieee…) sayangnya hati ini tetap pada pendiriannya…

aku sering bertanya, kenapa baru sekarang dipermasalahkan? kenapa aku dituduh memberi harapan? bukankah sudah sejak awal aku mengatakan kalau tidak bisa? dan hampir setiap bulan aku mengingatkan kalau aku masih ada pada pendirianku yang dulu? apa karena sekarang ada pihak lain?

hampir semua di antara mereka berkata kalau aku yang menyakitinya… siapa menyakiti siapa sebenarnya ini? terpaksa melakukan sesuatu yang tidak kita sukai selama tiga tahun itu apa bukan sesuatu yang menyakitkan? dan dia merasa bahagia dengan semua itu meskipun sudah aku jelaskan kalau aku terpaksa melakukannya…

sempat beberapa kali dia bilang kenapa tidak dari dulu? bukankah sudah sering aku katakan dari awal aku tidak bisa melanjutkannya..?!

dan pertanyaan kenapa tidak tegas seperti ini dari dulu? Harusnya jika benar kamu mengerti aku sebagaimana sering kamu katakan bahwa hanya kamu lah yang bisa benar2 mengerti aku, harusnya kamu tau jawabannya…

 
2 Comments

Posted by on 16 June 2013 in Uncategorized

 

Yang Pernah Ada

beberapa waktu yang lalu, mungkin lebih tepatnya beberapa bulan yang lalu aku bertemu dengan dia… “dia” itu siapa?πŸ™‚ dia yang pernah ada…πŸ™‚

saling menceritakan apa yang pernah dilewati bersama, dan apa yang dilewati saat tidak bersama… mengenang bagaimana kami melewati waktu 8 tahun yang lalu dan dua tahun sebelumnya…πŸ™‚ dua tahun yang tersedia untuk mengukir kebersamaan…

pangandaran… green canyon.. tangkuban perahu… itu masih menjadi tempat favorit untukku, dan mungkin untuknya… beberapa waktu yang lalu aku kembali berkunjung ke sana, bersama teman2 yang berbeda tentunya… namun setiap detik yang pernah terjadi di sana 8 tahun yang lalu saat kami menjadi tokoh utamanya ternyata masih bisa aku ingat… (dan saat itu aku menyadari kalau ingatanku ternyata tidak terlalu buruk..:p ).

ada sedikit penyesalan setelah mendengar ceritanya… kenapa tidak dari dulu aku mengetahuinya..? kenapa tidak dari dulu dia mengatakannya..? (penyesalan memang selalu di akhir ya..?) sudahlah… yang penting sekarang kami dipertemukan lagi..πŸ™‚ mengetahui keadaannya baik2 saja di sana, sudah cukup membuatku lega..πŸ™‚

Β 

 
Leave a comment

Posted by on 16 June 2013 in Uncategorized