RSS

Realita vs Ilusi Hati

01 Feb

Berbicara tentang jatuh hati…. Ehemmm…

Atau ketika kita menyukai seseorang (lawan jenis)….

Kadang jika sudah seperti  itu (terutama cewek yang katanya lebih suka menggunakan hati daripada logikanya), kita sering mencampuradukkan antara realita dengan ilusi hati yang kita buat sendiri…

Dan sayangnya ilusi hati yang kita buat itu akan lebih mendominasi daripada realitanya…

Kenapa??

Yaaaa namanya juga lagi seneng2nya sama seseorang… Harapan itu selalu ada… Jadi kadang kita berfikir yang iya2 terus tentang “dia”…

Misalnya saja saat kita menyukai seseorang, dan orang tersebut menyapa kita saat berpapasan di jalan…  Hal seperti ini akan biasa saja ketika kita tidak ada perasaan apa2 pada orang tersebut… Namun jika yang menyapa adalah orang “tertentu” maka kadang ilusi hati kita akan berkata bahwa dia sangat perhatian pada kita, ingin dekat dengan kita, buktinya ya itu tadi “dia menyapa kita”…

Misalnya lagi saat kita berada di suatu tempat kemudian kita mendapati dia sedang melihat ke arah kita… Kita langsung berfikir kalau dia curi2 pandang ke arah kita, pasti karena ingin memperhatikan kita, dan asti karena dia juga menyukai kita… Padahal mungkin saja tadi itu Cuma kebetulan… Atau kalau tidak karena kita lah yang dari tadi memelototi dia tanpa henti… Siapa yang g risih dilihatin terus coba, pasti juga akan balik melihat…

Terus lagi saat kita menceritakan bahwa kita bisa bermain biola kemudian dia mengatakan bahwa seseorang yang bisa memainkan biola itu punya hati yang lembut karena perlu perasaan saat memainkannya, kemiringan gesekan itu akan mempengaruhi nada yang dihasilkan jadi kalau tidak benar2 dengan perasaan tidak akan bisa memainkannya… Ilusi hati akan berbicara lagi kalau dia memuji2 kita, mengatakan bahwa hati kita lembut, dan secara otomatis jika kita dipuji oleh orang yang kita sukai kita akan melambung sangat tinggi, mungkin eternit kamar pun akan jebol saking tingginya kita melambung… Padahal sebenarnya kalau ditanggapi secara wajar, kalimat itu biasa saja… Ya memang orang yang bisa memainkan biola itu pasti mainnya juga pake perasaan, kalau nggak ya kacau lah nadanya… Dan itu berlaku universal untuk setiap orang yang bermain biola, bukan hanya untuk kita…

Jadi intinya kalau sedang jatuh hati, bedakanlah antara realita dan ilusi hati yang kita buat sendiri…

Jangan sampai berharap terlalu tinggi, kalau jatuh sakit lho…

“Inspirated by  Tere Liye”

 
1 Comment

Posted by on 1 February 2013 in Uncategorized

 

One response to “Realita vs Ilusi Hati

  1. Asschyan

    1 February 2013 at 11:26 am

    iyaa.. harus bisa membedakan antara realita dan ilusi hati… *thinking

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: